Pada pertandingan kedua di nomor ganda putra, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani bertemu dengan duo andalan Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik.

Melawan juara dunia tersebut, duet Sabar/Reza bermain dengan baik dalam mengatur tempo dan meminimalisir kesalahan.

Keduanya mendominasi dengan permainan cepat serta pukulan menyilang, membuat Aaron/Soh kerepotan dan momentum dimiliki Indonesia.

Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani (IG Badminton Indonesia)

Tanpa banyak melakukan kesalahan, Sabar/Reza memenangi pertandingan kedua grup putra Indonesia melalui dua set langsung 21-12, 21-14.

Masuk ke pertandingan ketiga dari nomor tunggal putra, Moh Zaki Ubaidillah, menghadapi Justin Hoh.

Ubed, panggilan akrab Moh Zaki Ubaidillah, memainkan tempo bermain dengan baik melawan Hoh yang menempati ranking 38 dunia BWF.

Pebulu tangkis berusia 18 tahun sudah unggul jauh 11-6 pada set pertama, menjaganya hingga menang 21-12.

Hoh coba memberikan perlawanan sengit di set kedua, tetapi Ubed sudah memiliki keunggulan jauh kala unggul 16-9.

Meski sempat melakukan kesalahan, Ubed mengakhiri perjuangan Hoh dengan kemenangan 21-14 di set kedua.

Alhasil, tim bulu tangkis beregu putra Indonesia meraih medali emas usai menang 3-0 atas Malaysia.

Tim bulu tangkis beregu putra Indonesia (NOC Indonesia/Naif Muhammad Al’as)

Itu jadi medali keempat Indonesia sampai saat ini berita ini diturunkan (10/12), setelah sebelumnya medali emas datang dari taekwondo, kano, dan petanque.