Selain membahas kenangannya di Indonesia, Ronaldo juga bercerita alasan memangkas rambutnya dengan gaya yang unik pada Piala Dunia 2002.
"Saya rasa karena saya bodoh! Saat Anda masih muda, Anda melakukan hal-hal yang nantinya harus Anda jelaskan. Tapi, ya, itu sedikit pengalihan untuk pertandingan," imbuh Ronaldo.
"Tapi, saya tidak berpikir itu benar-benar mengalihkan perhatian siapa pun di sana."
Namun, gaya rambut itu pada masanya dan bahkan kini, menjadi salah satu yang menarik perhatian terutamanya jelang Piala Dunia 2026.
Ronaldo bercerita mengenai label makanan Doritos, yang menjadikan gaya rambutnya pada 2002 sebagai iklan pemasaran dunia.
"Saya rasa itu hanya hal bodoh yang saya lakukan sebagai pemain muda, jadi itu bukan masalah besar. Anda tahu, tahun ini di Brasil, kami membuat iklan pemasaran dengan sebuah merek di Brasil," papar Ronaldo.
"Secara global yang bernama Doritos. Semua orang tahu Doritos, kan? Dan mereka membuat iklan yang mensimulasikan gaya rambut saya sebagai Doritos."
"Sekarang itu sangat terkenal di Brasil, semua orang membicarakan Doritos karena gaya rambut saya tahun 2002. Tapi itu bukan ide doritos pada saat itu, itu hanya hal bodoh yang saya lakukan," urainya.