Sementara itu, Tudor mengatakan gembira bisa bergabung dengan Tottenham.

"Merupakan suatu kehormatan untuk bergabung dengan klub ini pada saat yang penting. Saya memahami tanggung jawab yang telah diberikan kepada saya," ujar Tudor.

"Fokus saya jelas yaitu untuk meningkatkan konsistensi performa dan bertanding dengan penuh keyakinan di setiap pertandingan."

"Skuad ini memiliki kualitas, dan tugas saya adalah mengorganisir, membangkitkan semangat, dan meningkatkan hasil pertandingan dengan cepat," lanjut dia.

Tudor sebelumnya pernah melatih Lazio, Marseille, Galatasaray, dan Udinese sebelum ke Juventus.

Dia memiliki reputasi dalam menstabilkan tim yang sedang kesulitan dalam jangka pendek.

Karena itu, Spurs menganggap Tudor sebagai pilihan yang tepat karena berpengalaman dan memiliki rekam jejak dalam memberikan dampak langsung.

Di Juventus, Tudor, yang mewarisi tim dari Thiago Motta, berhasil membawa timnya ke posisi keempat Serie A dan lolos ke Liga Champions setelah hanya kalah satu kali dari 11 pertandingan yang dipimpinnya.

Sedangkan saat di Lazio, Tudor, yang mengambil alih dari Marizio Sarri, memenangkan lima dari sembilan pertandingan untuk mengamankan posisi ketujuh dan lolos ke Liga Europa.