XabiXabi Alonso (Standard Sports)

Madrid kalah tetapi Xabi Alonso, pelatih Madrid, juga memiliki perasaan campur aduk karena ia kecewa tapi di satu sisi senang melihat perjuangan anak-anak asuhnya kontra Barcelona.

"Ada campuran emosi, di satu sisi kekecewaan karena tidak mampu memenangkan gelar," kata Alonso di laman resmi Madrid.

"Tetapi juga kebanggaan bahwa tim telah berjuang hingga akhir. Kami berkompetisi hingga akhir."

"Finalnya sangat seimbang, dengan momen-momen yang berbeda. Tim berusaha hingga akhir dan hasilnya sangat ketat."

"Tim memiliki sikap yang hebat, komitmen yang hebat, saya tahu bahwa ada saat-saat ketika kami harus bertahan tanpa bola, memiliki ketahanan dan kendali serta keyakinan akan apa yang kami lakukan," terangnya.

Alonso juga menyayangkan kegagalan Madrid untuk kembali mencetak gol penyama kedudukan.

"Dalam 30 menit pertama kami hampir tidak kebobolan. Banyak hal terjadi dalam waktu yang sangat singkat," tambah Alonso.

"Di babak kedua kami bermain bagus di sisi kiri dengan Vini."

"Dari bola rebound kami kebobolan gol sehingga skor menjadi 3-2 dan saya yakin kami akan memiliki peluang untuk menyamakan kedudukan."

"Kami kurang beruntung untuk bisa melanjutkan ke adu penalti," pungkasnya.