Kekalahan itu juga jadi penanda buruk debut pelatih baru suksesor Xabi Alonso, Alvaro Arbeloa, yang sebelumnya menangani Real Madrid Castilla.
Menurut Opta, hanya ada satu pelatih dari sembilan pelatih terakhir Madrid yang kalah pada laga debutnya di seluruh kompetisi (lima kemenangan, tiga hasil imbang), yakni Julen Lopetegui pada 2018.
Sama halnya seperti yang dirasakan fans, kekalahan dari Albacete juga menyakitkan bagi Arbeloa.
"Di klub ini, hasil imbang saja sudah cukup buruk, sebuah tragedi," kata Arbeloa dikutip dari laman resmi Madrid.
"Bayangkan kekalahan seperti ini. Ini menyakitkan dan saya yakin semua penggemar merasa sakit hati, terlebih lagi ketika kekalahan itu terjadi melawan tim dari divisi yang lebih rendah."
"Kami tahu betapa sulitnya menghadapi tim mana pun dan kami melihatnya pada hari pertandingan melawan Talavera."
Kekalahan itu tidak membuat Arbeloa menyerah dalam upaya meningkatkan performa Madrid.
"Saya sudah mengatakannya kemarin. Saya tidak takut gagal dan jika Anda ingin menyebutnya gagal, saya sepenuhnya mengerti," tambah Arbeloa.
"Tetapi jika ada satu hal yang telah saya pelajari dalam hidup, itu adalah bahwa kegagalan berada di jalan menuju kesuksesan dan bukan sebaliknya."
"Kekalahan ini akan membuat saya lebih baik dan akan membuat kami semua lebih baik," yakinnya.