Status Spanyol sebagai salah satu kandidat juara Piala Dunia 2026 bak dejavu dari era kejayaan Negeri Matador pada medio 2008-2012.
Kala itu, pemain-pemain Barcelona dan Real Madrid menjadi poros kekuatan utama Spanyol. Bahkan, permainan dari Barcelona memengaruhi skuad Spanyol.
Permainan tiki-taka yang terkenal dibawa pemain-pemain Barcelona ke timnas Spanyol, dikombinasikan dengan kualitas pemain dari tim lain seperti Xabi Alonso, Marcos Senna, Juan Mata, hingga David Silva.
Hasilnya, Spanyol tak terbendung memenangi Euro 2008 dan 2012 serta Piala Dunia 2010. Trofi yang disebut terakhir untuk kali pertama dimenangi Spanyol.
Kesuksesan itu juga memupus stigma negatif Spanyol sebagai tim bertabur bintang tetapi minim prestasi. Sebelumnya, Spanyol sebatas mencapai perempat final pada 1986, 1994, dan 2002.
Penilaian itu kini berubah. Spanyol selalu jadi kekuatan yang diperhitungkan di Eropa dan dunia, terutamanya setelah juara Euro 2024 dengan skuad yang kini jauh lebih matang.