Pengalaman tersebut membuat Rosenior memberanikan diri melanjutkan karier sebagai peramu taktik.
Awalnya, ia menjadi asisten Simon Rusk di Brighton U-23. Setelah itu, Rosenior mendapatkan kesempatan bergabung dengan Derby County pada 2019.
Berkat potensinya yang besar sebagai manajer, Rosenior dipromosikan dari pelatih individu menjadi asisten pelatih Derby County.
Ketika itu, ia tercatat mendampingi Wayne Rooney selama 73 pertandingan.
Kemudian, pelatih 41 tahun itu pun mendapatkan kesempatan menjadi manajer interim Derby sebanyak 12 laga.
Kemampuan Rosenior sebagai manajer semakin terasah usai bergabung dengan Hull City pada 2022.
Ia mencatatkan 78 pertandingan dengan rata-rata memperoleh 1,4 poin per laga.
Pelatih asal London, Inggris, itu pun melanjutkan petualangan dengan menerima tawaran menukangi Strasbourg pada akhir Juli 2024.
Sejauh ini, ia telah memimpin dalam 62 pertandingan. Dari jumlah itu, Rosenior mencatatkan 32 kemenangan, 13 imbang, dan 17 kekalahan.
Saat ini, di bawah asuhan Rosenior, Strasbourg menduduki posisi ketujuh klasemen Ligue 1 setelah meraih 23 poin dari 16 pertandingan.
Untuk urusan gaya main, Rosenior terbiasa menggunakan taktik tiga bek. Kendati demikian, ia juga kerap mengubah skema menjadi empat pemain belakang.
Dengan rekam jejak yang ditampilkan di atas, Liam Rosenior memang masih jauh dari kata pelatih papan atas Eropa.
Namun, ia memiliki potensi untuk membawa Chelsea ke jalur juara. Apalagi, cukup sulit bagi sebuah tim untuk mendapatkan pelatih bintang lima ketika musim sedang berjalan.