ChelseaChelsea vs Crsytal Palace (Foto: Reuters)

Kendati bermain di Selhurst Park, Chelsea diuntungkan melawan Palace karena berbagai faktor.

Salah satu faktor non-teknis itu adalah kondisi internal Palace yang sedang berantakan, mulai dari kepergian Marc Guehi, permintaan transfer Jean-Philippe Mateta, hingga Oliver Glasner yang memutuskan pergi di akhir musim.

Itu belum ditambah fakta Palace tak pernah menang di 16 laga terakhir melawan Chelsea, meski di tiga laga terakhir di Premier League berakhir imbang.

Chelsea juga hanya sekali gagal mencetak gol pada satu dari 16 laga tandang melawan Palace, dengan catatan 12 kemenangan, dua hasil imbang, dan dua kekalahan.

Catatan demi catatan tersebut menjadikan Chelsea favorit pemenang laga dengan superkomputer Opta memprediksi 40,5 persen kemenangan mereka, sedangkan Palace punya 33,8 persentase kemenangan dan 25,7 persen imbang.

"Enzo Maresca melakukan pekerjaan yang hebat dan sekarang Liam Rosenior melanjutkan pekerjaan itu," kata pelatih Palace, Oliver Glasner, dikutip dari BBC Sport.

"Tim yang hebat, pemain-pemain fantastis, dan strukturnya juga tidak banyak berubah."

"Saya menonton ulang pertandingan melawan Brentford dan saya pikir Brentford bisa saja memenangkan pertandingan itu."

"Tetapi di sisi lain, Chelsea sangat efisien dan menghukum setiap kesalahan yang dilakukan Brentford, dan itulah kualitas tim dan para pemainnya," urainya.