Persija mendesak seluruh pihak terkait, termasuk I League selaku operator Super League, PSSI, suporter, dan para pemangku kepentingan sepak bola lainnya, untuk bersikap tegas, serius, dan konsisten dalam memberantas segala bentuk rasisme, baik di stadion maupun di ruang digital.
Sepak bola seharusnya menjadi arena persaingan sportif dalam atmosfer yang aman dan saling menghargai. Ketika rasisme dibiarkan, yang rusak bukan hanya individu, tetapi juga wajah sepak bola nasional.
Persija juga mengecam tindakan tidak suportif lainnya, seperti ujaran kebencian hingga ancaman yang ditujukan kepada elemen sepak bola Indonesia.
Gelandang Persib Bandung, Thom Haye, mengaku keluarganya mendapatkan ancaman pembunuhan melalui pesan di Instagram.
"Siapa pun pelakunya harus sadar dan memahami bahwa tindakannya tersebut mencederai marwah sepak bola, olahraga, bahkan sisi kemanusiaan."
"Ayo tendang keluar tindakan memalukan itu dari tubuh sepak bola kita," tulis pernyataan akhir Persija.