Gustavo Almeida. (Media Persija)
Dengan situasi seperti itu, Persija Jakarta berencana untuk kembali ke Jakarta International Stadium atau JIS.
Terakhir kali Persija memainkan laga kandang di JIS saat menghadapi Bali United pada 14 September 2025.
Ketua Umum The Jakmania, Diky Soemarno, mengatakan pengelola JIS terus berkomunikasi intensif dengan panpel Persija.
Bahkan, pada Senin (9/2), panpel Persija bersama Pengurus Pusat (PP) The Jakmania meninjau langsung kondisi lapangan di JIS.
Diky menjelaskan bahwa dari komunikasi terakhir dengan pengelola JIS, mereka yakin Persija bisa bermain di sana.
"Panpel masih komunikasi terus. Setahu saya memang panpel kemarin hari Senin sudah meninjau JIS bareng-bareng dan JIS ada progres yang baik. Tapi kita masih nunggu kabar dari panpel," kata Diky Soemarno.
"Progres terakhir ketemu sama panpel di JIS, kita tinjau bareng. Ya, mereka optimistis, dari pihak JIS optimistis bisa dilangsungkan pertandingan tanggal 20 (Februari) di JIS," ujar Diky.
Jika tidak bisa menggunakan JIS, Persija dikabarkan membidik Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, sebagai markas sementara.