Dengan dukungan VIDA, proses penandatanganan dokumen kini dapat dilakukan secara terpusat dan terverifikasi sehingga penyelesaiannya menjadi jauh lebih cepat.

Dokumen yang dikelola melalui sistem tersebut meliputi kontrak pemain, kerja sama dengan sponsor dan vendor, hingga berbagai dokumen internal klub.

Implementasi VIDA Sign juga memungkinkan proses verifikasi identitas dilakukan secara lebih menyeluruh, termasuk bagi warga negara asing yang terlibat dalam proses administrasi klub.

Hal ini dinilai semakin memperkuat kesiapan Persija sebagai klub profesional yang beroperasi dalam ekosistem sepak bola yang dinamis dan berskala internasional.

Melalui tanda tangan elektronik tersertifikasi yang terhubung dengan sertifikat elektronik resmi, setiap dokumen yang ditandatangani tidak hanya diproses lebih efisien, tetapi juga memiliki kepastian hukum serta perlindungan dari potensi penyalahgunaan maupun fraud.

"Persija dan VIDA berbagi semangat yang sama untuk membangun kepercayaan, transparansi, dan profesionalisme dalam setiap proses. Kami berharap kerja sama ini bisa memberi manfaat nyata dan menjadi fondasi bagi pengembangan sistem digital Persija ke tahap berikutnya,"ujar Prapanca.

Sementara itu, Founder dan Group CEO VIDA, Niki Luhur, mengaku bangga dapat mendukung langkah transformasi digital yang dilakukan Persija.

"Kami bangga dapat mendukung Persija dalam memperkuat sistem administrasi berbasis digital yang aman dan tepercaya. Tanda tangan elektronik tersertifikasi bukan hanya soal efisiensi, tetapi juga memastikan setiap dokumen terlindungi dari risiko penyalahgunaan dan fraud," kata Niki.

"Kolaborasi ini menunjukkan bahwa transformasi digital di industri olahraga juga membutuhkan fondasi identitas digital yang kuat," lanjutnya.