Selebrasi Emaxwell Souza usai merobek gawang PSBS Biak di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (18/4). (Media Persija)

Karena itu, meskipun Persija menang dengan menguasai jalannya pertandingan, Mauricio Souza tidak puas dengan permainan Emaxwell Souza dan kawan-kawan.

Mauricio Souza menilai para pemainnya minim kreativitas untuk membongkar pertahanan berlapis PSBS Biak.

Saat situasi deadlock, pemain Persija memilih mengandalkan umpan silang dari kedua sisi sayap yang ditempati Bruno Tubarao dan Dony Tri Pamungkas.

"Ini adalah pertandingan di mana sebenarnya hanya satu tim yang bermain. Kami mengetahui semua masalah yang sedang dihadapi oleh (PSBS) Biak. Dan menurut saya, mereka tampil sangat baik dalam pertandingan ini sesuai dengan strategi yang mereka usung untuk dimainkan," kata Mauricio Souza.

"Mereka sangat disiplin. Mereka menempatkan 10 pemain untuk bertahan mulai dari garis tengah ke belakang. Saya rasa tim kami sudah mencoba dengan keras, namun sekali lagi saya merasa kami kurang kreatif saat berada di area sepertiga akhir lapangan."

"Karena kami mampu mencapai titik itu, hingga mendekati kotak penalti, tetapi dalam banyak kesempatan kami lebih memilih untuk melepaskan umpan silang. Dan menurut saya, dalam beberapa momen kami bisa saja mengambil keputusan yang lebih tepat atau menemukan solusi yang sedikit lebih baik," ujar Souza.

Pemain Persija Tampil Disiplin

Lanjut Baca lagi