Pemain Persebaya melakukan selebrasi dalam laga kontra Arema FC, Selasa (28/4). (Media Persebaya)
"Kami berbicara saat jeda, kami melakukan beberapa koreksi tanpa bola. Kami memiliki peluang di babak kedua, peluang besar, gol pun akhirnya terjadi," ucapnya.
Pelatih asal Portugal itu juga memberikan apresiasi tinggi terhadap determinasi para pemainnya. Hingga peluit panjang dibunyikan, mereka tak mengendurkan serangan.
"Sikap yang mereka tunjukkan terutama di babak kedua, sangat bagus. Inilah arah yang perlu kita teruskan," tambahnya.
Bonek berbagi tribun dengan The Jakmania di Gelora Bung Tomo. (BolaSkor.com/Rizqi Ariandi)
Salah satu faktor yang dinilai Tavares sangat berpengaruh adalah dukungan masif suporter saat sesi latihan terakhir di Surabaya. Kehadiran Bonek berhasil melecut semangat para pemain.
"Pemain memahami bahwa laga ini bukan sekadar pertandingan biasa, melainkan pertaruhan harga diri. Kehadiran suporter di sesi latihan memberikan energi tambahan yang dibawa hingga ke arena pertandingan," ujarnya.
"Mereka tahu arti bermain melawan Arema. Variabilitas antara kedua klub sangat besar. Dan latihan terakhir yang kami lakukan di Surabaya, para pendukung menunjukkan hal ini kepada para pemain," sambung Tavares.
Kemenangan telak ini terasa spesial mengingat pertahanan Arema FC sedang bagus-bagusnya.
Ini juga jadi rekor kemenangan terbesar bagi Persebaya dalam sejarah pertemuan mereka.
"Tidak mudah mencetak empat gol melawan Arema. Sudah terlalu lama mereka tidak kebobolan satu gol pun. Dan kami mencetak empat gol. Berarti tim saya telah bekerja keras," tutupnya. (Arjuna Pratama)