Statistik menunjukkan April adalah bulan paling produktif Guardiola dan terburuk Arteta, fakta yang menjadi dorongan positif bagi City.

Selain itu, City pernah menjadi pemburu sebelumnya dan nyaman dalam peran tersebut.

Pada musim 2022-2023, The Gunners menjadi tim yang menghabiskan hari terbanyak di puncak klasemen Premier League namun gagal juara.

Mereka unggul lima poin setelah 32 pertandingan musim itu, tetapi City, dengan dua pertandingan tersisa, mengejar mereka.

Kini Guardiola kembali menjadi pemburu dan City sudah memanfaatkan kemunduran Arsenal belakangan ini.

Tim asuhan Guardiola hanya kalah satu kali dari 19 pertandingan terakhir mereka, menunjukkan bahwa mereka sekali lagi mulai mencapai puncak performa di waktu yang tepat.

"Manchester City mencium bau kemenangan," kata mantan bek Manchester United, Gary Neville, di Sky Sports.

"Mereka akan memiliki waktu istirahat satu minggu untuk mempersiapkan diri menghadapi pertandingan besar akhir pekan depan."

Lalu, apakah peluang Manchester City untuk menjadi juara benar-benar bergantung pada laga akhir pekan depan melawan Arsenal?

"Jika mereka mengalahkan kami, semuanya akan berakhir, pun jika kami seri," jawab Guardiola.