Francesco Farioli (Foto:@demarkesports)

Dituturkan oleh TeamTalk, Farioli masuk ke dalam radar transfer Chelsea dan menjadi prioritas meski baru-baru ini menegaskan akan tetap melatih Porto.

"Saya adalah pelatih Porto dan saya sangat senang berada di sini," tegas Farioli dikutip dari Sport TV. Farioli juga menjawab dengan tegas kala ditanya jika ia menerima tawaran bagus melatih Chelsea, "Ya, tentu saja (bertahan di Porto)," tambahnya.

Kendati secara terang-terangan menolak Chelsea, hierarki klub tetap menempatkan namanya di dalam daftar kandidat pelatih.

Melatih Porto sejak 2015, Farioli (37 tahun) memiliki persentase menang 74 persen dengan 37 kemenangan dari 50 laga.

Farioli dinilai sebagai salah satu pelatih muda progresif berbakat di sepak bola Eropa.

Pelatih asal Italia memulai karier kepelatihan senior di klub Turki, Fatih Karagumruk pada usia 31 tahun, sebelum pindah ke Alanyaspor dan menjadi asisten pelatih.

Mendapatkan perhatian, Farioli pindah ke Nice, klub Ligue 1, dan sejak saat itu namanya kian dikenal di Eropa dan hampir membawa Ajax Amsterdam juara Eredivisie.

Farioli pelatih inovatif dengan mengutamakan penguasaan bola, sistem bermain secara posisi, dan terinspirasi Roberto De Zerbi dengan caranya membangun serangan dari belakang.