Untuk menghadapi kekacauan situasi dan meredam suara-suara miring di luar, sang pelatih menerapkan aturan ketat kepada para pemainnya.

“Saya melarang media sosial sejak hari pertama saya tiba di sini,” jelas Arnold.

“Saya tidak ingin mereka memikirkan apa yang terjadi di luar karena mereka harus fokus pada pekerjaan yang kami miliki di sini.”

Arnold mengatakan lolos ke Piala Dunia adalah hak istimewa bagi para pemain.

“Irak tidak akan rugi apa pun,” tambahnya.

“Kami harus pergi ke Piala Dunia dengan mentalitas juara, itulah satu-satunya cara untuk mencapai sesuatu yang istimewa."

"Bermain bersama pemain seperti (Kylian) Mbappe dan (Erling) Haaland adalah kehormatan besar bagi para pemain kami," lanjut Arnold.

"Kami menghormati kemampuan mereka, tetapi kami akan turun ke lapangan untuk mencoba mengejutkan dunia dan menampilkan sepak bola Irak di panggung global,” katanya.