Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Erick Thohir (Foto: NOC Indonesia/Naif Muhammad Al-As)

Erick menjelaskan, pemerintah saat ini tengah melakukan efisiensi anggaran agar lebih tepat sasaran, sekaligus menyesuaikan dengan kebutuhan pembinaan atlet yang bersifat berjenjang.

"Untuk pengiriman ke Asian Games 2026 sudah aman. Saat ini kami juga mengajukan skema pelatnas jangka panjang kepada Menteri Keuangan, sesuai arahan Presiden," jelas Erick yang juga IOC Member satu-satunya dari Indonesia tersebut.

"Karena pembinaan tidak hanya untuk satu event, tapi berkelanjutan, mulai dari jangka pendek, menengah hingga Olimpiade."

Lebih lanjut, Erick menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, termasuk dukungan dari para pemangku kebijakan yang juga memiliki latar belakang olahraga, guna memperkuat pemahaman terhadap kebutuhan pembinaan atlet nasional.

Pembukaan Rapat Anggota tahun ini juga menghadirkan nuansa berbeda, dengan penekanan pada inovasi dan diplomasi olahraga internasional.

Kehadiran tokoh global serta penguatan hubungan dengan organisasi dunia menjadi bagian dari strategi NOC Indonesia untuk memastikan posisi Indonesia semakin diperhitungkan di panggung olahraga internasional.