Selebrasi Alex Martins Ferreira usai merobek gawang PSIM Yogyakarta. (Media Dewa United)
Alex mengatakan padatnya jadwal kompetisi jadi faktor utama yang memengaruhi performanya. Waktu untuk recovery yang tak maksimal membuat kondisi fisiknya sempat turun, dan berdampak langsung pada ketajamannya di lapangan.
"Musim ini cukup sulit karena pertandingan sangat berdekatan. Itu menghambat pemulihan kami dan berpengaruh ke performa," lanjutnya.
Menariknya, di tengah sorotan soal target mencetak lebih dari 20 gol, Alex memilih tetap kalem. Tak ada ambisi berlebihan, tak ada tekanan berlebih. Baginya, angka hanyalah bonus, karena yang utama tetap kemenangan tim.
"Saya tidak khawatir soal itu. Kalau memang terjadi, itu akan terjadi secara alami. Fokus saya tetap membantu tim," tegasnya.