Aksi Bandung bjb Tandamata di Proliga 2026. (Media Bandung bjb Tandamata)

Tampil dengan modal positif usai mengalahkan MFN 3-1, Bandung bjb Tandamata sebenarnya bisa memimpin jalannya pertandingan di awal-awal set pembuka melawan GPP.

Namun, laju GPP tidak bisa dibendung dan terus menjauh. Sampai akhirnya GPP lagi-lagi bisa menutup set kedua dengan kemenangan 26-24. Skor 2-0 untuk GPP.

"Bisa kita lihat ya, mungkin kalau set kedua tadi bisa diambil, mungkin akan lain cerita. Namun saya akui kita memang kalah dari segi materi pemain asing," tandas Risco.

Risco lantas berharap hasil melawan GPP, tidak memengaruhi performa para pemain dalam dua pertandingan pada seri terakhir babak reguler di Sentul, pekan depan.

Di seri terakhir, Cindy dan kawan-kawan masih akan menghadapi JPP pada Kamis (19/2) pukul 20.30 WIB dan Jakarta Livin' Mandiri (JLM), Minggu (22/2) pukul 20.30 WIB.

"Mudah-mudahan hasil ini (kekalahan dari GPP), tidak mempengaruhi performa para anak-anak di Sentul. Saya harus optimislah meskipun kemungkinan lolos sangat kecil. Karena selain kita harus sapu kemenangan di Sentul, nasib kita juga bakal ditentukan dari hasil pertandingan lainnya," ungkap Risco menanggapi peluang tim asuhannya saat ini.