Dalam wawancara dengan TMW, Manninger mengaku menikmati pekerjaannya di bidang renovasi dan konstruksi. Ia membangun jaringan dengan berbagai profesional seperti tukang batu, tukang kebun, hingga arsitek.
Baginya, pekerjaan ini bukan sekadar bisnis, melainkan jalan hidup yang membentuk jati dirinya.
"Saya kembali ke cinta pertama saya. Tahukah Anda bahwa saya adalah seorang tukang kayu sebelum menjadi pemain sepak bola?" ungkap Manninger.
"entu saja sekarang kami melakukan sesuatu yang lebih besar, karena Anda tidak akan sukses hanya menjadi tukang kayu."
"Namun, pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh telah memungkinkan saya untuk menangani perabotan, konstruksi."
"Saya telah membangun jaringan dengan para profesional, yang merupakan tukang kayu, tukang batu, tukang kebun. Saya juga bergaul dengan arsitek," urainya.
"Pada dasarnya, jika Anda memiliki tanah atau rumah untuk direnovasi, dengan perabotan baru dan jendela baru, saya akan mengurusnya. Ini adalah pekerjaan yang sangat saya nikmati."