Berkat ayahnya, Leroy, Rosenior tumbuh di lingkungan sepak bola.
Leroy merupakan mantan penyerang Fulham, Queens Park Rangers (QPR), dan West Ham United, dan setelah pensiun ia juga menjadi pelatih di kasta bawah sepak bola Inggris.
Mengamati cara ayahnya melatih, Rosenior berkembang dan pada usia 11 tahun mengikuti sesi latihan dengan tim sekolah dan juga bermain di sana.
"Aspek taktik sepak bola, perencanaan, dan persiapan tim adalah hal-hal yang menarik minat saya sejak awal," kata Rosenior pada 2025.
2. Karier sebagai Pemain
Sebagai pemain, Rosenior dikenal sebagai bek kanan yang dapat diandalkan dan juga dapat bermain sebagai gelandang.
Rosenior menghabiskan sepanjang kariernya di Premier League dan Championship, memiliki jumlah 400 penampilan di tim senior.
Datang dari akademi Bristol City sebelum gabung Fulham, bakat Rosenior membawanya ke timnas Inggris U-20 dan U-21, bermain reguler di Fulham sebelum pergi ke Reading pada 2007.
Dua musim di sana, Rosenior gabung Ipswich Town sebagai pemain pinjaman sebelum pergi permanen ke Hull City pada 2010-2011.
Di sana, Rosenior bermain 161 kali, menjadi kapten, dan tampil di final Piala FA kontra Arsenal pada 2014 (Hull kalah).
Rosenior pensiun pada 2018 setelah membawa Brighton & Hove Albion promosi untuk kali pertama ke Premier League.
3. Karier Kepelatihan