Meski masih muda, pengalaman Mauro yang tumbuh dalam ekosistem sepak bola di Belanda akan menjadi hal positif untuk Persija.
Mauro mengawali kariernya di akademi sepak bola AZ Alkmaar pada 2019, sebelum menimba ilmu lebih lanjut di Amsterdamsche FC pada periode 2019-2022. Perjalanannya berlanjut ke NEC Nijmegen (2022–2024) hingga akhirnya bergabung dengan FC Volendam pada 2024.
Bersama Volendam, Mauro mulai menapaki level profesional. Ia tercatat masuk dalam Daftar Susunan Pemain tim utama pada enam pertandingan Eredivisie musim 2025/2026.
Walaupun belum melakoni debut di tim utama, Mauro tetap mendapatkan jam terbang kompetitif bersama tim U-21, yang menjadi ruang penting bagi proses pematangan performanya.
Di level internasional, Mauro mencatatkan tiga caps bersama Timnas Indonesia. Satu di antaranya pada laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Irak.
Sederet pengalaman itu yang diharapkan bisa ditularkan Mauro ke skuad Persija agar lebih kompetitif dan bisa mencapai tujuan akhir, yakni juara Super League.
Mauro menjadi pemain kelima yang didatangkan Persija pada bursa transfer paruh musim.
Sebelumnya, Macan Kemayoran berhasil memboyong Fajar Fathurrahman, Alaeddine Ajaraie, Paulo Ricardo, dan Shayne Pattynama.