Mauro Zijlstra saat memenangi duel dengan kapten Bali United, Ricky Fajrin. (Instagram)

Meski baru tampil sekali, Mauro menilai Super League bukan kompetisi yang mudah untuk ditaklukkan.

Menurutnya, ada perbedaan yang cukup jauh dari Liga Belanda yang lebih mengutamakan teknik ketimbang fisik.

"Susah sekali. Harus berlari di setiap waktu, apalagi dengan cuaca yang belum terbiasa. Ini cukup susah, tapi tidak apa-apa," ungkap Mauro.