Pemain berusia 26 tahun itu tidak ketinggalan menyebut kepindahannya dari Wolves musim panas lalu tidak akan terjadi tanpa peran Amorim.

"Saya selalu bersyukur atas semua yang dilakukan Ruben. Sangat mudah melihat masa lalu hanya sebagai masalah ketika perubahan terjadi, padahal tidak seperti itu. Dia pribadi yang luar biasa,” ujar Cunha.

Menurutnya, banyak pemain baru yang bergabung karena pengaruh Amorim.

Cunha juga menilai bahwa struktur permainan United saat ini masih memiliki kemiripan dengan pendekatan sebelumnya.

Terkait kritik terhadap sistem tiga bek Amorim yang kerap dituding sebagai biang keladi rentetan hasil buruk dan dianggap terlalu kaku secara taktik, Cunha memberikan pembelaan.

"Tekanan agar taktik itu berhasil begitu besar hingga kita lupa melihat gambaran besarnya," kata Cunha.

"Jujur saja, angka-angka dalam sepak bola kadang menyesatkan. Kami menyerang dengan berbagai cara dan dalam beberapa momen tetap bertahan dengan bentuk yang identik dengan formasinya Ruben."