Otak di balik dua kemenangan itu adalah Michael Carrick, legenda klub yang ditunjuk melatih hingga akhir musim pasca pemecatan Ruben Amorim.
Total jika dilihat dari periode pertama Carrick melatih, juga sebagai interim, Man United belum pernah kalah di bawah kepelatihannya.
Kendati hasil-hasil Man United meyakinkan, faktanya legenda lainnya, Roy Keane, belum meyakini Carrick sebagai sosok yang tepat menangani klub di masa depan dengan kontrak pelatih permanen.
"Apakah Anda sekarang akan memberikannya (kontrak pelatih permanen) kepada Carrick?" Tanya Micah Richards kepada Keane di Sky Sports.
"Pekerjaan itu? Tidak, Anda konyol sekarang," jawab Keane.
"Ya, dua penampilan hebat, siapa pun bisa memenangkan dua pertandingan, itulah yang dia lakukan di akhir musim," tambahnya.
"Bahkan jika mereka berhasil naik ke posisi keempat, saya tetap tidak yakin dia orang yang tepat untuk pekerjaan itu. Sama sekali tidak."
"Saya masih berpikir mereka membutuhkan manajer yang lebih besar dan lebih baik. Tapi dia punya kesempatan - kesempatan yang luar biasa baginya, dan tahukah Anda, dia memanfaatkannya dengan baik, jadi salut untuknya," terangnya.
Carrick juga tidak memikirkan nasib masa depannya karena kini ia menikmati momen melatih Man United.
"Saya menikmatinya. Ini posisi yang fantastis. Apa yang akan terjadi selanjutnya, saya tidak akan menjawabnya setiap minggu. Saya menikmatinya dan akan terus melakukan yang terbaik," urai Carrick.