PepPep Guardiola (x/ManCity)

Guardiola meyakini bahwa tekanan dalam persaingan titel Premier League pada fase akhir kompetisi ini tidak bisa dihindari. Namun, ia menilai pengalaman timnya menjadi faktor pembeda.

"Saya tidak punya alat ukur tekanan. Itu tergantung perasaan Anda, apakah Anda gugup atau tidak," tutur Guardiola dikutip dari ESPN.

"Saya tidak tahu, tetapi saya cukup yakin bahwa ini, untuk masa depan, untuk mereka semua, untuk kami semua, di klub ini akan baik-baik saja."

"Semakin banyak pengalaman yang Anda miliki, semakin sering Anda berada di sana, Anda akan menanganinya dengan lebih baik."

Menurutnya, semakin banyak pengalaman yang dimiliki, tekanan dapat ditangani dengan lebih baik.

Guardiola juga mengapresiasi performa timnya saat melawan Burnley, meski tidak mencetak banyak gol dan menang tipis melalui gol Erling Haaland.

Secara data statistik, City tercatat melepaskan total 28 tembakan kontra Burnley.

Namun, efektivitas penyelesaian akhir masih cukup rendah dan Man City pada akhirnya hanya mencetak satu gol.

“Jangan hanya melihat skornya saja, secara permainan kami luar biasa dan seharusnya bisa menang besar karena kami menciptakan peluang yang berbahaya,” ujar Guardiola.

Arsenal masih berpeluang untuk kembali merebut posisi puncak klasemen pada saat melawan Newcastle United di laga berikutnya.

Sementara itu, City akan mengalihkan fokusnya ke Piala FA untuk melawan Southampton di semifinal, sebelum Kembali melanjutkan memperebutkan gelar Premier League.

Penulis: Ariel Zaki Darmawan