Mikel Arteta di Old Trafford (Football365)
Arteta satu dari sedikit pelatih yang menangani klub dalam jangka waktu panjang, seperti halnya Pep Guardiola yang sudah melatih Manchester City sejak 2016.
Arteta telah melatih Arsenal sejak 2019 dan juga tak lepas dari rumor pemecatan, mengingat sampai saat ini klub tak memenangi trofi sejak terakhir juara Piala FA 2020.
Namun, di bawah kepelatihannya, Arsenal berkembang pesat menjadi salah satu tim terbaik Eropa dan musim ini bersaing merebutkan quadruple (empat) trofi.
Ketika ditanya soal era kepelatihannya yang lama di Arsenal, Arteta memberikan jawabannya.
"Saya rasa setiap era berbeda di setiap klub. Saya pikir di Premier League, kita memiliki dua manajer paling ikonik, yaitu Arsene (Wenger) dan Sir Alex (Ferguson) selama bertahun-tahun," papar Arteta.
"Kedua klub tersebut telah banyak berubah, jadi saya tidak tahu - itu tergantung pada banyak faktor, dan yang pertama adalah memiliki pemain yang mendukung Anda, menikmati apa yang mereka lakukan, dan percaya pada apa yang Anda lakukan - itu hal yang besar."
"Dan kemudian, Anda harus memenangkan banyak pertandingan, karena pada akhirnya, jika Anda tidak melakukan itu, Anda tidak akan bisa terus bekerja di sana."
Proyeknya di Arsenal juga berjalan baik karena adanya hubungan yang kuat dengan skuad.
"Membangun chemistry dengan semua orang di sekitar klub, dan persentase kemenangan harus sangat tinggi," imbuh Arteta.
"Anda ingin terus bekerja di posisi ini, tetapi kemudian Anda bisa mengalami periode di mana Anda tidak memenangkan pertandingan, dan saat itulah Direktur Olahraga atau orang seperti itu harus membuat keputusan."
"Dan itu berbeda dari klub ke klub lain," urai pelatih asal Spanyol tersebut.