Melalui perjalanan panjang yang diawali dari fase grup, yang terbagi menjadi empat grup, fase gugur di Piala Dunia 1930 dimulai dari semifinal dan diakhiri di final.
Empat tim mencapai semifinal adalah Uruguay vs Yugoslavia dan Argentina vs AS. Keduanya menang dengan skor yang identik, 6-1, hingga final dimainkan di Centenario.
Disebut sebagai 'kuil' sepak bola oleh FIFA, Centenario adalah saksi bisu sejarah final pertama antara dua negara Amerika Selatan.
Sebanyak 90.000 penonton menyaksikan final di stadion paling ikonik di dunia, yang diwarnai drama menarik: pertempuran bola.
Baik Argentina dan Uruguay sama-sama ngotot menggunakan bola mereka masing-masing untuk final. Pada akhirnya, tercapai kesepakatan untuk masing-masing bola di dua babak setelah Rimet turun tangan.
Argentina, dengan bola yang diimpor dari Skotlandia, unggul 2-1 di paruh babak pertama. Kemudian di babak kedua, Uruguay dengan bola yang dibeli dari Inggris, mencetak tiga gol hingga menang 4-2 atas Argentina.
Dua pencetak gol Argentina adalah Carlos Peucelle, Guillermo Stabile, sedangkan empag gol balasan Uruguay dicetak Pablo Dorado, Pedro Cea, Santos Iriarte, dan Hector Castro.