Kevin Caesario Akbar, atlet golf kebanggaan Indonesia yang punya potensi besar. (Instagram/kevincakbar)

Situasi itu memaksanya menata ulang ritme karier. Bukan sekadar menunggu kalender kembali berjalan, Kevin tetap menjaga performa dan fokus pada peningkatan permainan.

Kesabaran itu berbuah dalam The Indonesia Pro-Am, turnamen yang menjadi tonggak penting dalam kariernya. Kevin tampil solid sejak awal dan memasuki putaran final dengan keunggulan lima pukulan.

Ia kemudian menutup turnamen dengan total skor 10 under untuk memastikan gelar juara individu. Lebih dari sekadar angka di papan skor, kemenangan tersebut memperlihatkan karakter yang telah ditempa sejak masa Timnas, yakni tenang dalam tekanan.

"Yang bikin tenang sih ketika saya bilang ke diri saya itu kalau memang sudah ditakdirkan untuk menang, pasti menang. Kalau nggak, meski sudah berusaha sekeras apapun pasti gak bisa menang," kata Kevin.

Ketenangan itu, menurutnya, juga tak lepas dari dukungan keluarga, terutama kedua orang tua. Faktor tersebut menjadi jangkar mental ketika situasi di lapangan mulai memanas.

Gelar profesional pertamanya datang berdekatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia ke-78 momen yang memberi makna emosional tersendiri. Meski begitu, Kevin memilih tetap membumi. Ia tidak ingin kemenangan tersebut menjadi titik puas, melainkan pijakan untuk langkah berikutnya.

Dari pengalaman bersama tim nasional Indonesia, terpaan pandemi, hingga gelar individu pertamanya, Kevin Caesario Akbar kini berdiri sebagai salah satu pegolf Indonesia yang terus membangun reputasi, bukan hanya lewat prestasi, tetapi juga lewat ketenangan yang menjadi identitas permainannya.

Terdekat, Kevin akan tampil dalam sebuah turnamen PKNS Selangor Masters 2026 di Malaysia, 11-14 Februari 2026. Kevin bertekad untuk finish di urutan 10 besar.