Satu di antara tantangan ke depan yang harus dihadapi Perbasi Jakarta adalah menyiapkan tim terbaik untuk berlaga pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 di Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat.
Perbasi Jakarta ingin sapu bersih seluruh nomor, baik di kategori 5on5 maupun 3x3.
Untuk di kategori 5on5, DKI Jakarta merupakan unggulan. Tim putra sukses meraih emas dalam dua edisi terakhir, sementara tim putri berstatus juara bertahan usai menjadi yang terbaik di PON 2024.
Tantangan justru ada di nomor 3x3 di mana pada perhelatan PON 2024, medali emas direbut Jawa Timur (putra) dan Yogyakarta (putri).
"Di PON 2028 kami ingin yang putra bisa tiga kali (emas) beruntun untuk 5on5 dan yang putri 5on5 ingin back to back. Kami juga punya tantangan baru 3x3 baik putra maupun putri juga bisa menyumbangkan emas untuk kontingen DKI Jakarta. Semuanya empat-empatnya. Insyaallah sapu bersih," ujar Lexyndo.
Untuk mewujudkan target tersebut, Perbasi DKI Jakarta menyiapkan sejumlah langkah strategis, satu di antaranya dengan menggelar Kejuaraan Daerah (Kejurda) 3x3.
Turnamen ini sekaligus mendukung program DPP Perbasi yang menargetkan tim 3x3 Indonesia lolos ke Olimpiade.
"Arahan dari DPP jelas ya akan ada kejurnas 3x3 sehingga kita pasti akan bikin Kejurda 3x3. Fokus kita saat ini pada Intercity Evergreen setelah itu kita akan selenggarakan Kejurda 3-3. Akan kita lakukan tahun ini," ujar Lexyndo.