Ketum PSSI Erick Thohir bersama CEO Kelme Indonesia, Kevin Wijaya. (PSSI)
Kevin berjanji pihaknya akan melakukan pendampingan khusus kepada jersey pemain yang bermasalah. Untuk konsumen yang mengalami hal serupa, Kelme juga membuka tempat pengaduan khusus.
"Jadi ke depannya apa yang kami lakukan adalah, khususnya untuk terkait dengan masalah nameset ini adalah: kami akan, satu, untuk yang terkait dengan players, kami akan melakukan pendampingan dengan adanya tim ahli untuk proses pressing-nya supaya bisa ada proses monitoring terkait bagaimana sih SOP-nya sudah dijalankan atau belum," ungkap Kevin.
"Kalaupun sudah, ada yang perlu di-tweak lagi enggak nih dari mesinnya? Karena seperti yang tadi saya sampaikan, setiap mesin ternyata itu beda-beda, enggak bisa sama dengan SOP yang sama."
"Nah jadinya dari situ juga nanti kita akan mengaudit SOP juga. Harapannya adalah untuk yang boks yang terkait players, ini tidak terjadi lagi dengan action yang tadi kitasudah lakukan," sambungnya.
Penulis: Gazza Roosaryatama