Inkonsistensi Real Madrid terjadi dari era Xabi Alonso, yang kemudian dipecat dan digantikan Alvaro Arbeloa.

Arbeloa menyadari tekanan kepada Madrid kian besar saat ini, terutamanya setelah kalah dua kali beruntun, tetapi timnya hanya bisa fokus berusaha bangkit di laga terdekat.

RealReal Madrid (laliga)

"Saya terus mengatakan ini: ini tidak akan mudah sama sekali," kata Arbeloa dikutip dari Madrid Universal.

"Celta dilatih dengan sangat baik, bermain dengan penuh percaya diri, dan baru saja meraih kemenangan."

"Mereka memainkan sepak bola yang sangat bagus. Stadion itu selalu memiliki atmosfer yang luar biasa. Ini akan menjadi pertandingan tandang yang sangat menantang."

"Dua kekalahan beruntun di liga, di klub seperti Real Madrid, kekalahan selalu sulit untuk dihadapi."

"Tapi saat ini, satu-satunya yang kami pikirkan adalah pertandingan besok."

"Kami tahu level yang perlu kami capai jika ingin menang. Itu akan bergantung pada performa kami; ketenangan dan kepercayaan diri kami."

"Masa lalu tidak ada artinya; kami hanya memikirkan Balaidos," terang Arbeloa.

Empat poin secara matematis relatif kecil untuk dikejar, Madrid, menurut Arbeloa, akan terus berjuang sampai akhir.

"Mari kami berjuang untuk besok, mari kami raih tiga poin itu. Masih mungkin. Selama masih memungkinkan secara matematis, mari kami berjuang," pungkas Arbeloa.