Mattias Grafstrom selaku Sekretaris Umum FIFA memberikan pendapatnya mengenai partisipasi Iran di Piala Dunia 2026.
Menurutnya, belum ada yang diputuskan FIFA yang masih akan terus memantau seluruh permasalahan di dunia.
"Saya membaca berita (soal Iran) pagi ini dengan cara yang sama seperti Anda," kata Grafstrom, melalui ESPN.
"Kami mengadakan pertemuan hari ini dan masih terlalu dini untuk berkomentar secara detail, tetapi kami akan memantau perkembangan seputar semua isu di seluruh dunia."
"Kami telah melakukan pengundian babak final di Washington di mana semua tim berpartisipasi, dan fokus kami adalah pada Piala Dunia yang aman dengan semua tim berpartisipasi."
"Kami akan terus berkomunikasi seperti yang selalu kami lakukan dengan tiga pemerintah (tuan rumah), seperti yang selalu kami lakukan dalam situasi apa pun. Semua orang akan aman."
Iran tergabung di grup G bersama Belgia, Mesir, dan Selandia Baru, memulai pertandingan pada 15 Juni melawan Selandia Baru di SoFI Stadium, Inglewood.
Namun, apabila Iran mundur maka potensi penggantinya adalah Uni Emirat Arab (UEA). UEA finis di posisi yang lebih buruk dari Irak di Kualifikasi Zona Asia, tapi Irak baru akan menentukan nasib mereka di play-off antar benua melawan Bolivia atau Suriname.
Kemungkinan lainnya, Irak dapat mengambil tempat Iran di Piala Dunia dan UEA menggantikan Irak di play-off.