Tanpa adanya nilai agresivitas gol tandang, Juventus harus terlebih dahulu menyamakan agregat gol dengan mencetak tiga gol.
Leg kedua akan dimainkan di Allianz Stadium, Kamis (26/02) pukul 03.00 dini hari WIB, dan sebelumnya Juventus akan terlebih dahulu menjamu Como di Serie A, Sabtu (21/02).
Koopmeiners menekankan kepada Juventus untuk belajar dari kekalahan di Turki dan meningkatkan performa di leg dua. Menurutnya, mengejar ketertinggalan agregat tiga gol cukup mudah dilakukan.
"Kami harus meningkatkan performa dan mencetak setidaknya tiga gol; itu mudah," yakin Koopmeiners dikutip dari Football-Italia.
"Saya memulai dengan baik bersama pelatih ini, saya mencetak dua gol penting di babak pertama, tetapi saya tidak bisa senang."
"Karena tidak ada artinya jika melihat babak kedua. Kami mencetak dua gol, tetapi kami membutuhkan setidaknya tiga gol di babak berikutnya."
Spalletti juga meminta Juventus untuk berbenah, merespons dengan karakter kuat saat menjamu Galatasaray di Turin.
"Tentu saja kami akan mencoba mendaki gunung itu, mencoba mengatur kebangkitan," imbuh Spalletti.
"Jelas, kami harus bertanggung jawab atas apa yang terjadi dan atas keputusan yang kami ambil selama pertandingan."
"Mulai sekarang, tidak ada gunanya banyak bicara jika kami tidak mendukungnya dengan tindakan."
"Kartu merah menambah kesulitan, tetapi kami tetap harus merespons dan menjalankan tugas kami kepada sekelompok penggemar, seluruh kota, dan klub," urainya.