Jojo mengakui bahwa persaingan di sektor tunggal putra saat ini makin sengit dengan meningkatnya performa tiap atlet dari seluruh dunia.
Menurutnya, peringkat dunia kini tak lagi menjadi patokan dan jaminan apakah seorang pebulutangkis bisa memenangi kejuaraan.
"Banyak atlet terutama tunggal putra sekarang yang perkembangannya cukup pesat. Mungkin di zaman sekarang juga sport science itu sangat lebih cukup penting. Jadi kembali lagi ke diri kita masing-masing, kita bisa menampilkan semaksimal apa untuk bersaing di kompetisi yang saat ini," imbuh Jonatan.
Tahun ini, Jojo baru mengikuti empat kejuaraan BWF tetapi belum mampu merengkuh gelar juara. Hasil terbaik yang didapatkannya tahun ini ialah menjadi runner-up di ajang India Open 2026 pada Januari lalu.
Penulis: Gazza Roosaryatama