StartingStarting XI Timnas Indonesia saat menghadapi Taipei di Stadion GBT, Surabaya. (Bolaskor.com/Arjuna Pratama)

John Herdman mengatakan bahwa dirinya sudah mencatat kekuatan dan kelemahan dari Saint Kitts and Nevis melalui analisa dan juga pengalaman.

“Tim analis kami memberi tahu bahwa mereka (Saint Kitts and Nevis) memiliki karakteristik permainan transisi, kekuatan, kecepatan, dan permainan langsung (direct). Jadi, kami harus siap menghadapi serangan balik mereka,” kata Herdman.

Dia percaya bahwa anak asuhnya sudah siap untuk menghadapi gaya permainan yang dimiliki Saint Kitts and Nevis.

“Namun, karena ada pelatih baru, kami harus fokus pada diri kami sendiri, identitas Timnas kami, identitas baru,” tutur Herdman.

“Jadi, di situlah fokus kami,” tutup pelatih berusia 50 tahun itu.

Penulis: Gazza Roosaryatama