Langkah ini menjadi tonggak penting dalam penguatan implementasi program Safe Sport di lingkungan olahraga nasional. Berbeda dengan ajang sebelumnya seperti Asian Youth Games dan SEA Games yang lebih menitikberatkan pada edukasi verbal sebelum keberangkatan, kini NOC Indonesia secara resmi memberlakukan sistem waiver dan deklarasi tertulis sebagai bentuk komitmen bersama.
Penerapan ini merupakan langkah taktis untuk meminimalisir potensi pelanggaran safeguarding, sejalan dengan amanah dari International Olympic Committee (IOC) kepada seluruh Komite Olimpiade Nasional, termasuk Indonesia.
Ke depannya, setiap atlet dan ofisial yang turut serta dalam ajang multievent internasional diwajibkan untuk memahami betul materi safeguarding, yang mencakup soal kategori pelanggaran, seperti physical abuse, psychological abuse, sexual harassment, sexual abuse, dan neglect.
Para atlet juga diwajibkan mengisi safeguarding waiver dan declaration sebagai bentuk persetujuan dan komitmen terhadap prinsip Safe Sport.
Ciptakan Lingkungan Aman dan Nyaman Untuk Semua