
Setelah adu penalti berakhir, Gattuso tetap menegaskan kebanggaannya terhadap perjuangan para pemain.
"Jika Anda menusuk saya dengan belati, tidak akan ada yang keluar, darah saya sudah habis," katanya kepada RAI Sport.
"Pemain-pemain ini tidak pantas menerima hasil ini setelah semua upaya dan tekad yang mereka berikan," lanjutnya.
"Saya baru saja selesai berbicara dengan tim. Saya hanya bisa berterima kasih kepada mereka, karena sudah bertahun-tahun sejak saya melihat tim bermain dengan semangat seperti ini," kata Gattuso kepada Sky Sport Italia.
"Ini menyakitkan, sungguh menyakitkan, tetapi kami harus menerimanya."
"Saya pribadi meminta maaf karena tidak berhasil melakukannya, tetapi para pemain ini sudah memberikan segalanya," ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Gattuso juga menolak berbicara tentang wasit yang memberikan kartu merah langsung kepada Bastoni.
"Saya tidak ingin berbicara tentang wasit atau apa pun, tetapi ini adil untuk hari ini, inilah sepak bola," ujar Gennaro Gattuso.
Kegagalan ini langsung memicu spekulasi tentang masa depan Gattuso sebagai pelatih dan tekanan publik dipastikan akan semakin kuat.
Namun, Gattuso menilai ini bukan waktu yang tepat untuk membahas masa depannya.
Pada Oktober lalu, Gattuso menegaskan dirinya akan bertanggung jawab dan meninggalkan Italia jika Azzurri gagal lolos ke Piala Dunia 2026.
"Jika gagal, saya akan pergi. Saya akan tinggal jauh dari Italia. Sekarang saya sudah sedikit jauh dari Italia, saya akan pergi lebih jauh lagi," ujar Gattuso kala itu.