Dalam kesempatan yang sama, Capello mengaku tidak habis pikir karena tidak ada pihak yang bertanggung jawab atas kegagalan memalukan ini.

MAntan pelatih Inggris itu kemudian melontarkan kecaman kepada Presiden Asosiasi Sepak Bola Italia (FIGC), Gabriele Gravina.

“Tidak ada yang mundur di sini dan itu jadi hal yang paling mengkhawatirkan," ujar Capello.

"Orang pertama yang seharusnya bertanggung jawab adalah presiden asosiasi bersama seluruh jajaran kepemimpinannya.”

“Ini bukan cuma soal hasil, melainkan struktur. Italia perlu menemukan dirinya kembali," lanjut Capello.

"Kami harus menganalisis apa yang terjadi dan memulai proses rekonstruksi fondasi. Sangat sulit untuk bangkit dari hal ini, tapi saya yakin ini akan jadi awal dari pembaruan sejati,” ujar Capello.

Menurut Capello gagal lolos ke Piala Dunia untuk kali ketiga secara beruntun adalah pukulan sangat telak.

“Italia sedang berduka. Untuk sebuah negeri yang begitu gila sepak bola, gagal lolos untuk kali ketiga sangatlah sulit diterima,” tegas Capello.