Kasus yang satu ini terbilang unik. India hanya lolos sekali ke Piala Dunia dan negara Asia tak pernah punya kesempatan berkompetisi.
Akan tapi di Piala Dunia 1950, India melaju ke final secara otomatis setelah mengundurkan diri dari babak kualifikasi dan uniknya, mereka memilih tidak menghadiri turnamen.
Bertolak belakang dengan kepercayaan umum, bukan karena FIFA melarang bermain tanpa alas kaki (India melakukannya di Olimpiade dua tahun sebelumnya), tetapi karena waktu latihan, biaya perjalanan, dan masalah seleksi tim.
4. Tim-tim Afrika (Piala Dunia 1966)
Piala Dunia 1966 diingat sebagai satu-satunya momen saat Inggris, tuan rumah, menjadi juara dan meraih trofi besar yang terus bertahan sampai saat ini.
Akan tapi di tahun itu juga, tim-tim Afrika memboikot fase kualifikasi sebagai bentuk protes terhadap keputusan FIFA, yang mengalokasikan satu tempat yang dikombinasikan untuk federasi Afrika, Asia, dan Oseania.
5. Uni Soviet (Piala Dunia 1974)