Selebrasi skuad Inter Milan bersama Cristian Chivu (Foto: @Inter)
Inter kini menanti pemenang duel Atalanta vs Lazio di final. Kedua tim sama kuat agregat gol 2-2 dan baru akan bertanding Kamis (23/04) dini hari WIB.
"Kami meraih tempat ini dengan kerja keras, menempatkan diri kami pada posisi yang memungkinkan kami untuk bermimpi, untuk mencapai target gelar Serie A dan trofi Coppa Italia," tutur Chivu dilansir dari Football-Italia.
"Kami menyadari apa yang dilakukan Como, dan kami berhasil mencetak banyak gol ke gawang salah satu tim dengan rekor pertahanan terbaik di Italia."
"Para pemain ini sangat peduli dengan kebaikan Inter sehingga mereka berjuang sekeras ini untuk membalikkan keadaan."
Terakhir kali Inter juara Serie A dan Coppa Italia terjadi pada 2010, saat dilatih Jose Mourinho, yang juga menjadi musim treble La Beneamata. Terkait hal tersebut, Chivu enggan dibandingkan dengan Mourinho.
"Itu karena kalian di media suka membuat berita utama, tapi saya hanyalah Cristian, satu-satunya tanggung jawab saya adalah kepada para pemain ini," imbuh Chivu.
"Saya hanya mencoba melakukan pekerjaan saya dengan sebaik mungkin untuk mereka yang percaya kepada saya, untuk para pemain hebat ini, dan berharap dapat membawa pulang beberapa tujuan kami," pungkasnya.