Selain mempertemukan dua klub bersejarah di Eropa, laga nanti juga spesial untuk pelatih masing-masing klub: Jose Mourinho dan Alvaro Arbeloa.

Jose Mourinho pernah melatih Madrid pada medio 2010-2013, memenangi Copa del Rey dan LaLiga, sedangkan Arbeloa mantan pemain Madrid pada periode 2009-2016 yang baru mulai menangani klub pada Januari 2026 menggantikan Xabi Alonso.

Bagi Mourinho, Arbeloa bukan sekedar mantan pemain yang pernah dilatihnya tapi juga pria yang menjadi temannya.

JoseJose Mourinho (Laman Resmi UEFA)

"Mereka (Alonso dan Arbeloa) bukan hanya mantan pemain saya, tetapi mantan pemain yang istimewa," kata Mourinho dilansir dari Bein Sports.

"Berbicara tentang Alvaro, dari perspektif manusia, dalam hal hubungan pribadi dan empati, dia adalah salah satu pemain favorit saya sepanjang masa."

"Dia jelas bukan pemain terbaik yang saya miliki di Real Madrid, tetapi dia tentu saja salah satu (pria) yang terbaik."

"Saya hanya berharap Alvaro berhasil dan memiliki karier kepelatihan yang fantastis," harapnya.

Arbeloa juga menjadikan Mourinho sebagai salah satu inspirasi, sosok penting dalam kariernya sebagai pemain, dan melihatnya sebagai guru yang kini menjadi teman.

Alvaro Arbeloa (Laman Resmi UEFA)

"Saya merasa emosional dan bahagia karena dia lebih dari sekadar pelatih bagi saya. Terutama, secara pribadi, dia sangat penting sepanjang karier saya," imbuh Arbeloa. "Hari ini, saya juga menganggapnya sebagai teman baik. Dari sini, saya ingin berterima kasih kepadanya atas semua kata-kata baiknya."

"Saya sangat menantikan untuk bertemu dengannya besok dan memberinya pelukan erat," tambahnya.

"Tentu saja, dia adalah panutan. Saya sudah mengatakannya sejak hari pertama: tidak akan pernah ada orang seperti Jose. Siapa pun yang mencoba menirunya akan gagal. Dan saya memahami itu sejak hari pertama," urai Arbeloa.