Pada pertandingan lainnya, PSM Makassar harus puas berbagi satu poin saat menjamu Persis Solo di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare. Laga itu berakhir imbang 1-1.
Tuan rumah PSM tampil agresif sejak awal laga. Hasilnya, PSM berhasil membuka keunggulan pada menit ke-18.
Berawal dari situasi sepak pojok, Victor Luiz mengirim umpan akurat ke dalam kotak penalti. Yuran Fernandes yang tak terkawal langsung menanduk bola dengan keras dan tak mampu dibendung kiper Persis.
PSM nyaris menggandakan keunggulan pada menit ke-34. Skema serupa kembali mengancam pertahanan Persis. Umpan Victor Luiz ke tiang jauh disambut Aloisio Neto yang berdiri bebas, namun peluang emas itu gagal dimaksimalkan.
Dominasi PSM berlanjut sepanjang babak pertama, sementara Persis kesulitan mengembangkan permainan dan minim peluang berarti.
Memasuki babak kedua, jalannya pertandingan berubah. Persis mulai berani keluar menyerang dan memberi tekanan kepada lini belakang tuan rumah.
Peluang datang dari Dejan Tumbas lewat tembakan keras dari luar kotak penalti. Namun, upayanya masih mampu dimentahkan kiper PSM.
Gol penyeimbang akhirnya lahir lewat aksi Roman Paparyha. Menerima umpan lambung, Paparyha melakukan penetrasi ke kotak penalti meski dalam kawalan Daffa Salman. Dari sudut sempit, ia melepaskan tembakan keras yang berbuah gol dan mengubah skor menjadi 1-1.
Hingga peluit panjang dibunyikan, tak ada gol tambahan tercipta. Kedua tim pun harus puas berbagi angka.
Hasil ini membuat PSM tertahan di peringkat ke-13 klasemen sementara dengan koleksi 25 poin dari 26 pertandingan.
Sementara Persis masih berada di posisi ke-15 dengan 21 poin, dan belum aman dari ancaman zona degradasi yang terus membayangi.