Persija bermain tandang, tetapi tim arahan Mauricio Ferreira de Souza tidak takut untuk bermain dengan intensitas tinggi sejak awal laga, mendominasi permainan.
Bahkan, penyerang Persija, Eksel Runtukahu, mengancam gawang PSBS Biak yang dijaga Dimas Galih Permana dua kali.
Waktu belum genap mencapai 10 menit, gol sudah tercipta dari Maxwell Souza.
Diawali dari umpan terukur Fabio Calonego, Maxwell lolos dari jebakan offside PSBS Biak dan tidak lama menentukan untuk menendang bola dengan keras. Dimas tak dapat mencegahnya, PSBS Biak unggul 1-0 di menit tujuh.
Waktu terus berjalan dan Persija mengontrol permainan dengan baik, membuat PSBS Biak kesulitan mengembangkan permainan, terlebih sering ada kesalahan operan bola di antara pemain. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua, Persija masih melakukan pendekatan bermain yang sama dan berusaha menggandakan keunggulan. Persija memiliki peluang di awal babak kedua, tetapi urung memaksimalkannya dengan baik.
PSBS Biak tertinggal tetapi dengan taktik 4-5-1, serta melapis pertahanan, cukup membuat Persija frustrasi untuk mencetak gol.
Sejumlah pergantian pemain terjadi dengan masuknya Jean Mota, Alaeddine Ajaraie, Arlyansyah Abdulmanan, hingga Fajar Fathurrahman, tetapi tidak ada lagi gol yang tercipta. Pada akhirnya Persija sukses mengamankan kemenangan 1-0 atas PSBS Biak.
Susunan Pemain
PSBS Biak (4-5-1): Dimas Galih Permana; Moses Elias Almendo Madjar, Pablo Andrande, Hadi Ardiansyah, Patrias Rumere (Arjuna Agung 18'); Lucas Morais, Eduardo Barbosa, Nelson Alom, Yano Putra, Heri Susanto; Tobias Solossa (Samuel Gwijangge 73')
Pelatih: Marian Mihail
Persija Jakarta (4-2-3-1): Carlos Eduardo; Dony Pamungkas, Paulo Ricardo, Rizky Ridho, Bruno Tubarao (Alaeddine Ajaraie 68'); Fabio Silva, Sousa (Jean Mota 62'); Maxwell (Arlyansyah Abdulmanan 79', Rayhan Hannan, Allano; Eksel Runtukahu (Fajar Fathurrahman 68')
Pelatih: Mauricio Ferreira de Souza