Belum semenit laga berjalan, tim tuan rumah langsung mengancam lewat sepakan Nahuel Gomez dari luar kotak penalti. Sayangnya, tendangan tersebut masih melebar di sisi gawang Borneo FC.
Pada menit ke-17, giliran Borneo FC yang mendapatkan kesempatan emas melalui pemain andalannya, Mariano Peralta. Pesepakbola kelahiran Argentina itu menunjukkan aksi individu di sayap kanan yang sayangnya gagal terkonversi menjadi gol.
Setelah itu, kedua tim saling jual beli serangan dan terus nyaris mencetak gol. Akan tetapi, kiper dari Persijap dan Borneo FC tampil gemilang malam hari ini.
Peralta lagi-lagi menjadi ancaman bagi Persijap. Pesepakbola 28 tahun itu mendapatkan kesempatan emas pada menit ke-39, tetapi masih belum mampu menjebol gawang Muhammad Ardiansyah.
Pada sisa waktu pertandingan babak pertama, Borneo FC mendapatkan sejumlah kesempatan mencetak gol. Namun, tak ada yang bisa membuahkan hasil. Babak pertama berakhir dengan skor imbang 0-0.
Persijap menebar ancaman pada awal babak kedua dengan sejumlah kesempatan yang didapatkan pada menit ke-50. Akan tetapi, Nadeo tampil apik di bawah mistar gawang dan sukses menghalau semua sepakan lawan.
Bertekad meraih kemenangan demi menjaga asa meraih gelar juara musim ini, Borneo FC terus menekan tim tuan rumah. Akan tetapi, lini pertahanan Persijap tampil solid dan sukses menghalau rentetan serangan dari tim tamu.
Pada menit ke-85, justru Persijap yang nyaris menjebol gawang Nadeo. Borneo FC juga sempat nyaris dijatuhi hukuman penalti, tetapi wasit memutuskan bahwa bek Borneo FC tak melakukan pelanggaran handball.
Jose Cleylton nyaris membawa Borneo FC meraih kemenangan pada menit ke-91. Namun, tendangan kerasnya di dalam kotak penalti masih mampu ditepis Ardiansyah.
Hingga peluit panjang berbunyi, tak ada gol yang tercipta. Borneo FC ditahan imbang 0-0 oleh Persijap.