Dewa United menguasai jalannya laga, namun Bhayangkara FC sangat disiplin dalam bertahan. Kedua tim bermain sangat rapat dan sangat baik dalam hal pressing sejak menit awal.

Dewa United berhasil mencetak gol lewat tandukan Alex Martins pada menit ke-13. Namun, gol dianulir wasit lantaran posisi Alex Martins sudah offside, saat menerima umpan Taisei Marukawa.

Setelah itu, pergerakan trio Bhayangkara FC sangat luar biasa, yakni Moussa Sidibe, Ryo Matsumura, dan Bernard Henry Doumbia.

Hasilnya, Bhayangkara FC mendapat tendangan penalti setelah Henry dilanggar Sonny Stevens. Henry mendapat umpan terobosan matang dari Ryo Matsumura.

Sidibe yang menjadi algojo berhasil menjalankan tugasnya dengan baik pada menit ke-39.

Bhayangkara FC unggul 1-0 di paruh pertama.

Di babak kedua, Dewa United masih menguasai jalannya laga. Namun, The Guardian lebih efektif.

Hasilnya, Sidibe mengacak-acak pertahanan Dewa United dengan aksi solonya. Kemudian, bola diberikan umpan matang dimulut gawang kepada Henry.

Henry tak menyia-nyiakan kesempatan ini untuk menjadi gol kedua pada menit ke-59.

Bhayangkara FC unggul 2-0 hingga laga usai.

Hasil ini membuat The Guardian menduduki posisi ke-5 klasemen sementara dengan raihan 38 poin dari 24 laga. Sedangkan Dewa United berada di posisi ke-9 dengan 33 poin dari 24 laga.

Persis Solo Kalahkan Persik Kediri