Pada awal babak kedua, Parma mencoba mengimbangi penguasaan bola Inter.
Namun, perbedaan kualitas antara kedua tim jelas terlihat. Inter tetap menekan dengan mengandalkan pergerakan dari kedua sisi sayap.
Cristian Chivu pun memberikan kesempatan kepada Lautaro Martinez untuk bermain pada menit ke-66. Ia menggantikan sang pencetak gol Marcus Thuram.
Sebelumnya, pemain asal Argentina itu menepi karena mengalami cedera.
Masuknya Lautaro membuahkan hasil. Ia menjadi kreator untuk gol Henrikh Mkhitaryan pada menit ke-80.
Akhirnya, Inter pun menutup laga dengan keunggulan 2-0 melawan Parma.
Dengan kemenangan ini, Inter unggul 12 poin dari Napoli yang duduk pada posisi kedua.
Perolehan poin Inter sudah tidak mungkin lagi dikejar Napoli dengan tiga laga tersisa.
Inter Milan (3-5-2): Yann Sommer; Yann Bisseck, Manuel Akanji, Alessandro Bastoni; Denzel Dumfries, Petar Sucic, Piotr Zielinski, Nicolo Barella, Federico Dimarco; Marcus Thuram, Francesco Pio Esposito.
Pelatih: Cristian Chivu
Parma (3-5-1-1): Zion Suzuki; Alessandro Circati, Mariano Troilo, Abdoulaye Ndiaye; Enrico Delprato, Mandela Keita, Hans Nicolussi Caviglia, Adrian Bernabe, Emanuele Valeri; Mateo Pellegrino, Gabriel Strefezza.
Pelatih: Carlos Cuesta