Sedari awal laga dimulai, Paolo Sammarco sudah menerapkan taktik parkir bus alias bertahan total dengan formasi 5-3-2.
Alhasil, laga berjalan searah dengan dominasi besar penguasaan bola Inter dan penciptaan banyak peluang.
Kendati demikian, Inter dibuat frustrasi mencetak gol dengan pertahanan berlapis Verona. Dua striker Inter pada taktik 3-5-2, Lautaro Martinez dan Ange-Yoan Bonny, juga tak berkutik. Skor paruh pertama berakhir imbang 0-0.
Di awal babak kedua, Inter mencuri keunggulan melalui situasi bola mati. Kemelut terjadi di menit 46 kala bola datang dari sepak pojok, terdefleksi Andrias Edmundsson dan berujung gol bunuh diri. 1-0 Inter unggul.
Inter masih mendominasi permainan selepas gol tersebut, dan kedua pelatih melakukan pergantian pemain.
Cristian Chivu memberikan kans bermain untuk Mattia Mosconi, Francesco Pio Esposito, hingga kiper pelapis, Raffaele Di Gennaro.
Di saat kemenangan tampak sudah di depan mata Inter, pertahanan mereka lengah mengantisipasi serangan balik Verona.
Striker Verona asal Skotlandia, Kieran Bowie, melewati pertahanan Inter dan dalam kawalan bek Inter, Bowie melepaskan tendangan dengan kaki kiri tanpa bisa diantisipasi Di Gennaro.
Gol itu terjadi pada menit 90+1 dan juga menjadi gol terakhir pertandingan. Inter Milan imbang 1-1 kontra Hellas Verona.
Susunan Pemain
Inter Milan (3-5-2): Yann Sommer (Raffaele Di Gennaro 81'); Francesco Acerbi, Stefan de Vrij, Matteo Darmian (Federico Dimarco 64'); Carlos Augusto, Henrikh Mkhitaryan, Petar Sucic, Andy Diouf (Piotr Zielinski 63'), Luis Henrique; Lautaro Martinez (Mattia Mosconi 75'), Ange-Yoan Bonny (Francesco Pio Esposito 64')
Pelatih: Cristian Chivu
Hellas Verona (5-3-2): Lorenzo Montipo; Martin Frese (Domagoj Bradaric 84'), Nicolas Valentini, Andrias Edmundsson, Victor Nelsson, Rafik Belghali (Jean Daniel Akpa-Akpro 61'); Antoine Bernede (Abdou Harroui 46'), Roberto Gagliardini, Sandi Lovric (Ioan Vermesan 84'); Kieron Bowie, Tomas Suslov (Amin Sarr 61')
Pelatih: Paolo Sammarco