
Sebagai pemuncak klasemen yang melawan juru kunci, Arsenal langsung menekan sejak pertandingan dimulai.
Hasilnya, The Gunners bisa mencetak gol pertama saat laga belum genap berjalan lima menit.
Bukayo Saka yang kembali dimainkan sebagai gelandang serang dengan jitu menyundul bola umpan terukur Declan Rice tanpa bisa dibendung kiper Wolves Jose Sa.
Selang tiga menit kemudian, giliran Rice yang mengancam lewat sepakan jarak jauh, namun masih melebar.
Terus di bawah tekanan, Wolves mencoba keluar dari teror Arsenal.
Pada menit ke-33, Noni Madueke mendapatkan peluang, namun bola sundulannya belum tepat sasaran.
Arsenal memulai babak kedua dengan lebih banyak memainkan umpan-umpan daerah untuk membongkar pertahanan tim tuan rumah.
Wolves lebih dulu mengancam saat memasuki menit ke-53 lewat aksi Adam Amstrong, namun bola sepakannya masih melambung di atas mistar David Raya.
Pada menit ke-56, Arsenal menggandakan keunggulan setelah Piero Hincapie membobol gawang Wolves meneruskan umpan Gabriel Magalhaes.
Wolves merespons dengan cepat lewat gol Hugo Bueno pada menit ke-61.
Usai gol, tuan rumah mulai mencoba mengimbangi permainan yang dominan dari Arsenal.
Drama terjadi di pengujung laga saat tendangan dari Tom Edozie gagal diantisipasi dengan baik oleh David Raya maupun pemain bertahan The Gunners lainnya.
Pertandingan berakhir, Arsenal ditahan imbang Wolves 2-2.
Susunan Pemain
Wolverhampton (3-4-2-1): 1-Jose Sa (C); 4-Santiago Bueno; 15-Yerson Mosquera; 37-Ladislav Krejci; 7-Andre; 47-Angel Gomes (14-Tolu Arokodare 22’); 38-Jackson Tchatchoua (21-Rodrigo Gomes 70’); 3-Hugo Bueno; 36-Mateus Mane; 27-Jean-Ricner Bellegarde (74-Tom Edozie 84’); 9-Adam Armstrong
Pelatih: Rob Edwards
Arsenal (4-2-3-1): 1-David Raya; 6-Gabriel Magalhaes; 2-William Saliba; 12-Jurrien Timber; 5-Piero Hincapie; 36-Martin Zubimendi; 41-Declan Rice; 7-Bukayo Saka (C) (19-Leandro Trossard 73’ (33-Riccardo Calafiori 90+3’)); 20-Noni Madueke (10-Eberechi Eze 64’); 11-Gabriel Martinelli; 14-Viktor Gyokeres (9-Gabriel Jesus 64’)
Pelatih: Mikel Arteta