
Inter Milan mencoba tampil dominan sejak laga dimulai.
Namun, tim asuhan Cristian Chivu justru kebobolan saat laga berjalan 20 menit.
Sondre Fet berhasil menaklukkan kiper Inter Yann Sommer setelah menerima umpan dari Kasper Hogh.
Tersentak gol tuan rumah, Inter Milan mencoba menaikkan tempo permainan dan tekanan mereka.
Hasilnya, dua peluang datang beruntun di menit ke-26 lewat tembakan jarak dekat Matteo Darmian yang menghantam tiang gawang.
Tekanan Inter berbuah hasil di menit ke-30 setelah Pio Esposito mencetak gol memanfaatkan kemelut di depan gawang.
Hingga babak pertama usai kedudukan imbang 1-1 tetap bertahan.
Di babak kedua, Inter Milan berupaya tetap tampil dominan dan agresif.
Peluang didapatkan lewat tembakan dari Lautaro Martinez yang digagalkan oleh tiang gawang.
Kemudian tendangan bebas dari Augusto pada menit ke-48 juga masih bisa diamankan oleh Haikin.
Memasuki menit ke-61, tuan rumah kembali unggul lewat tendangan kaki kiri eks pemain AC Milan, Jens Petter Hauge.
Hanya berselang tiga menit, Bodo/Glimt berhasil menjauh dan mencetak gol ketiga lewat Hogh.
Jual beli serangan lantas terjadi hingga menit-menit akhir, namun Bodo/Glimt berhasil mempertahankan keunggulan 3-1 atas Inter Milan.
Susunan Pemain
Bodo/Glimt (4-3-3): 12-Nikita Haikin; 20-Fredrik Sjovold, 4-Odin Luras Bjortuft, 6-Jostein Gundersen, 15-Fredrik Bjorkan; 26-Hakon Evjen, 7-Patrick Berg, 19-Sondre Fet; 11-Ole Didrik Blomberg, 9-Kasper Hogh, 10-Jens Petter Hauge
Pelatih: Kjetil Knutsen
Inter Milan (3-5-2): 1-Yann Sommer; 25-Manuel Akanji, 15-Francesco Acerbi, 95-Alessandro Bastoni; 36-Matteo Darmian, 8-Petar Sucic, 23-Nicolo Barella, 22-Henrikh Mkhitaryan, 30-Carlos Augusto; 94-Francesco Pio Esposito, 10-Lautaro Martinez
Pelatih: Cristian Chivu